Unordered List

Tips Agar Anak Kecil Mau Digendong Selain Orang Tua


Namanya juga anak kecil ...

Kadang tak semua orang bisa menggendongnya. Bahkan di usianya yang masih kurang dari 1 tahun, dia tahu, siapa saja orang yang gendongannya membuatnya nyaman. Seperti ada yang memberi tahunya, kalau yang menggendong orang tuanya, dia diam. Di lain waktu, yang menggendong orang lain, dia menangis.

Pernah suatu ketika si thole yang usianya kala itu sudah 8 bulan, saya ajak pulang kampung pertama kalinya, tepatnya di bulan februari 2013 yang lalu, untuk bersilaturrahim ke embahnya, yang katanya sudah kangen, karena pertemuan terakhir dengan thole saat thole baru usia 1 bulan.

Sesampai di rumah embahnya, otomatis, kalau orang kangen bawaannya ingin segera memeluk/menggendong cucunya. Ternyata, gayung tak bersambut, si thole langsung menangis kejer, tak mau digendong embahnya. Semakin dipaksa, tangisannya semakin kenceng. Akhirnya embahnya mengalah untuk tak menggendongnya dulu.

Kasihan melihat embahnya thole, yang tidak bisa melampiaskan kangennya dengan menggendong thole. Dengan muka sedih beliau pergi meninggalkan thole dan saya.

Kemudian selang beberapa saat, ketika saya silaturrahim ke tetangga sebelah. Beliau adalah seorang guru di salah satu sekolah luar biasa, sebut saja Pakde Har. Waktu itu thole saya gendong. Walaupun ingin nggendong si thole, tapi Pakde Har tidak buru-buru untuk meminta menggendong. Sambil ngobrol-ngobrol, Pakde Har mengajak untuk melihat-lihat ikan hiasnya yang di akuarium. Melihat ikan yang berenang berkejaran, ternyata si thole penasaran pengen memegang ikan yang ada di dalam akuarium. Dengan iming-iming bermain dengan ikan, Pakde Har gampang sekali menggendong thole tanpa adanya tangisan, tanpa adanya penolakan.

Oh, ternyata gitu ya caranya ...


Berkaca kepada kita sendiri, pernahkah mengalami mendapat prospek dari member MLM? Ya, secara alami kita akan melakukan penolakan baik secara halus/blak-blakan ketika prospek yang dilakukan secara hard selling atau langsung, tanpa menjelaskan bla bla-nya sehingga kita tertarik dengan sendirinya. Memang ada yang berminat untuk menjadi member MLM mungkin karena sudah pernah tahu info detailnya, tapi saya yakin lebih banyak yang tidak berminat kalau caranya seperti itu. Karena belum apa-apa cara menawarkannya sudah tidak membuat nyaman pada calon prospeknya.

Iya apa iya?

Nah, ternyata nyaman-ga-nyaman suatu ajakan/bujukan sudah sering kita rasakan. Kita-nya saja yang biasanya kurang peka. Karena kita biasanya merasakannya saat menjadi korban, tapi kalau sebagai pelaku biasanya kurang 'ngeh'.

Ya begitulah analogi termudah untuk memahami mengapa anak cenderung nangis histeris, melakukan penolakan saat ada orang asing yang ingin menggendongnya.

Jadi kalau misal ingin mencoba dekat dengan anak kecil, terutama anak yang sudah mengenal siapa orang tuanya, siapa orang asing, pastikan dulu untuk memahami hal di atas dan cobalah melakukan tips-tips berikut ini.

Tips Menggendong Anak Kecil Yang Menolak Untuk Digendong


Tips ini sangat bermanfaat sekali ketika kita sebagai orang tua, saat tiba-tiba sakit yang tak memungkinkan untuk menggendong anak karena takut menular penyakitnya atau badan masih merasa lemas tak bertenaga. Atau ketika ada anggota keluarga yang ingin menggendong sebentar, tapi anaknya ga mau digendong.

Untuk mempermudah kita misalkan saja, anak kecil (A), orang yang dekat dengan anak kecil tersebut, misal orang tua (B), orang yang ingin menggendong (C).

1. Pastikan si B berada didekat si A, baik itu digendong atau berdiri di dekat si A.

2. Saat ngobrol, si B mulai memperkenalkan si C kepada si A. Bisa mulai dari hubungan kekerabatan atau kehebatan profesinya. Misal, 'nak, ini lho Pakde Har punya banyak ikan hias di aquarium, ikannya warna warni, kamu suka ikan hias kan?'.

3. Ketika si A sudah mulai tertarik, ajak si A untuk melihat-lihat apa yg membuatnya tertarik dulu. Posisi si B tetap di dekat si A.

4. Lalu ketika si A sudah benar-benar nyaman, si B melepaskan si A pelan-pelan dan meminta si A untuk main sama si C. Misal 'nak, ikan hiasnya bagus-bagus ya? Masih banyak ikan hias lainnya lho di dalam rumah Pakde Har, sana gih minta tunjukkan ikan hias Pakde Har lainnya, ayah mau nyuci mobil dulu'.

5. Kalau misal belum berhasil, ulangi lagi tipsnya mulai dari no 2. Bisa jadi faktor kedekatan antara si A dengan si C belum terbangun dengan baik tapi si C sudah memaksa menggendong si A.

6. Pastikan si C adalah orang yang dikenal baik oleh si B dan si C bukan orang yang pernah menyakiti/suka ngusilin/membully si A. Karena si A ingatannya masih tajam, dan susah untuk memaafkan.

7. Done

Tips di atas sukses diterapkan ke si thole. Namun bisa jadi tidak selamanya berhasil untuk membujuk anak kecil lainnya. Dengan tambahan pengetahuan dari orang tua tentang apa kesukaan anak kita, itu bisa dijadikan sebagai variasi cara untuk membujuknya.

Untuk tips yang nomer 6, ketika ada orang yang tidak disukai thole karena suka ngusilin/menyakiti/membully, dia sangat susah untuk dibujuk agar mau digendong orang tersebut. Penolakannya lebih dari yang biasanya, bahkan sering ngeplak orang tersebut. Jadi kalau ingin dekat dengan anak kecil jangan biasakan menyakiti/ngusilin/membully, ingatan anak-anak kuat, apalagi terhadap tindakan/perlakuan yang menyebabkan trauma.

Oia adakah tips yang lain yang pernah Anda lakukan untuk membujuk anak agar mau digendong orang lain selain orang tuanya? Share di kolom komentar ya ... :)


0 Response to "Tips Agar Anak Kecil Mau Digendong Selain Orang Tua"